Berbagai Kalangan dan Profesi serentak Ujian Tatap Muka di Sumatera Selatan
Universitas Terbuka (UT) Palembang melaksanakan Ujian Tatap Muka (UTM) serentak diberbagai tempat di Sumatera Selatan (Sumsel) selama dua hari dari tanggal 13 Desember - 14 Desember 2025.
Direktur UT Palembang Drs. H. Muhammad Tair Abunaim, M.M menyebutkan UTM adalah salah satu layanan pihaknya untuk melakukan evaluasi kepada mahasiswa dan mahasiswi selama menjalankan proses pendidikan.
"Itu adalah bentuk layanan kita kepada mahasiswa dan mahasiswi sebagai evaluasi pendidikan. Di UT ada tiga ujian yaitu UTM (ujian tatap muka), UO (ujian online) dan THE (take home exam),"kata dia saat dikonfirmasi via telepon WhatsApp pada Senin 15 Desember 2025.
Diakuinya padatnya volume mahasiswi dan mahasiswi untuk membuat pihaknya harus melakukan kerjasama dengan tempat-tempat yang ditunjuk UT Palembang yang dinilai layak dan cocok. Tentunya pihaknya sudah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel dan tempat yang ditunjuk.
"UT Palembang adalah kampus Negeri milik Pemerintah. Membantu UT Palembang sama saja membantu menjalankan tugas negara. Lokasinya di Palembang ada 10 dan di Sumsel lebih banyak lagi ada 38 lokasi. Lokasinya itu SLTA dan SMP di Sumsel. Bahkan di Indralaya lokasinya itu di SD, namun sekolah itu layak karena fasilitasnya bertaraf Internasional,"ungkapnya.
"Saya ucapan banyak terimakasih kepada semua pihak membantu UT Palembang menjalankan program pendidikan. Baik itu Dinas Pendidikan Sumsel, pihak sekolah dan tenaga pengajar serta staf yang ikut menjadi panitia penyelenggara," sambungnya
Diceritakannya UT Palembang tengah mematangkan sistem ujian berbasis teknologi AI yaitu Automated Online Proctoring (AOP). Dijelaskan AOP adalah sistem pengawasan ujian daring berbasis kecerdasan buatan (AI) yang secara otomatis memantau peserta ujian melalui kamera dan mikrofon untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan atau kecurangan, tanpa intervensi manusia secara langsung, menjadikannya solusi efisien untuk menjaga integritas akademik dalam jumlah besar.
"Kedepannya akan kita lakukan ujuan tanpa menggunakan tenanga manusia lagi. Ini sudah mulai berjalan, namun masih tahap uji coba," tuturnya.
Sementara itu, Manajer Pembelajaran dan Ujian Triana Srigunarti, S.E , M.Si mengatakan, total penyelenggaraan ujian sebanyak 48 lokasi di Sumsel. Sedangkan total yang ikut berjumlah 41.319 terdiri dari mahasiswi dan mahasiswi UT Palembang.
"Di UT Palembang ada tiga modus: Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), Take Home Exam (THE). Kalau ujian UTM mahasiswa datang ke lokasi ujian yang sudah ditentukan dan ujiannya menggunakan hardcopy (LJU dan Naskah digital). Lalu ujian UO mahasiswa datang ke lokasi ujian yang sudah ditentukan dan ujiannya menggunakan komputer/laptop, hasil jawaban langsung tersimpan di data base. Terakhir ujian THE mahasiswa ujian di lokasi masing-masing, menggunakan aplikasi, mahasiswa mengunduh soal dan mengunggah jawaban sendiri dengsn durasi pengerjaan selama 6 jam,"paparnya.
Dijelaskan apabila mahasiswa dan mahasiswi tidak bisa melakukan ujian UTM akan ada pilihan lain. Lalu apabila mahasiswi yang ada di luar Palembang dan Sumsel tidak bisa mengikuti ujian UTM pun ada solusi yang diberikan pihaknya untuk tetap menjaga fleksibilitas.
"Mahasiswa yang tidak bisa ikut ujian dengan skema Ujian Tatap Muka karena kesibukan atau disebabkan hal lain, maka mahasiswa bisa mengajuka perubahan skema ujian dari skema ujian tatap muka pindah ke skema ujian online. Apabila mahasiswa berada diluar kota, mahasiswa bisa mengajukan numpang ujian ke UT lain yang ada di kota tempat mereka berada,"pungkasnya